Trend & Inspiration

Microneedle Treatment: Prosedur dan Pasca Perawataran

Microneedle Treatment: Prosedur dan Hal yang Harus Diperhatikan

Tren perawatan kulit terus berkembang pesat yang dapat terlihat dari banyaknya produk varian skincare hingga variasi teknologi alat kecantikan canggih. Salah satu inovasi teknologi yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan teknologi dalam microneedle treatment.

Microneedle bukan lagi sekadar alat atau jarum tusuk mini yang menakutkan melainkan menjadi solusi canggih untuk meningkatkan penyerapan zat aktif skincare, mengatasi masalah kulit, hingga memberikan efek awet muda. Tidak heran, jenis perawatan yang satu ini semakin populer dan banyak diminati oleh banyak kalangan.

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut terkait dengan apa itu microneedle treatment, tujuannya, bagaimana prosedur dan pasca treatment hingga rekomendasi alat microneedle canggih untuk klinik kecantikan. Yuk, simak lebih lanjut.

Arti dan Tujuan Microneedle Treatment

Microneedle Treatment adalah salah satu bentuk perawatan kecantikan kulit yang menggunakan teknik pengiriman zat aktif ke dalam lapisan kulit lewat jarum halus. Teknik ini mampu menembus lapisan terluar kulit tanpa menyebabkan kerusakan besar, sehingga kandungan aktif dari produk perawatan dapat masuk lebih dalam dan bekerja secara efektif.

Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Georgia Tech pada tahun 1997 dan menjadi metode populer di berbagai bidang, mulai dari kosmetik, dermatologi, estetika medis, hingga pengobatan dan vaksinasi. Keunggulan utamanya terletak pada efektivitas dalam penyerapan zat aktif dan hasil yang lebih tahan lama dari pada teknik penyuntikan atau injeksi biasa. Teknik ini terus berkembang dengan fitur-fitur canggih dan memiliki banyak manfaat.

Salah satu tujuan utama dari perawatan microneedle adalah untuk memperbaiki penampilan kulit agar lebih sehat dan awet muda. Perawatan ini juga dapat membantu mengatasi beberapa masalah kulit seperti kulit kendur, bekas jerawat, stretch mark, bopeng, pori-pori besar hingga menghilangkan garis halus dan flek hitam.

Prosedur dan Langkah Microneedle Treatment

Lantas bagaimana prosedur dan langkah microneedle treatment? Berikut ini beberapa langkah umum saat proses perawatan microneedle, yaitu:

  1. Konsultasi dengan Dokter: Microneedle harus dilakukan berdasarkan saran atau rekomendasi dari dokter sehingga pasien wajib melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit, riwayat kesehatan, dan tujuan perawatan. Selama konsultasi, dokter akan menjelaskan proses microneedling termasuk zat aktif apa yang akan disuntikkan. Langkah ini sangat penting agar hasil perawatan aman, efektif, dan sesuai harapan.
  2. Anestesi Kulit Wajah: Sebelum prosedur, dokter biasanya akan melakukan anestesi atau pembiusan di area wajah agar proses tretament berjalan lancar dan meminimalkan rasa sakit atau tidak nyaman. Meski demikian, microneedling tidak terlalu menyakitkan dan penggunaan anestesi dapat membantu pasien rileks selama proses perawatan.
  3. Penyuntikan Zat Aktif: Selanjutnya, inti dari proses microneedle adalah proses penyuntikan serum atau zat aktif ke wajah menggunakan alat microneedle khusus profesional berbentuk pena dengan ujung jarum kecil yang halus dan dapat membuka saluran mikro di kulit sehingga zat aktif bisa menembus jaringan kulit lebih dalam.
  4. Mengoleskan Gel/Krim Pelembab: Setelah microneedling selesai, dokter biasanya akan mengoleskan gel atau krim untuk meredakan kemerahan, mencegah iritasi, dan memulai proses pemulihan kulit. Dokter juga akan memberikan rekomendasi perawatan lanjutan yang boleh dan tidak boleh selama masa pemulihan.
  5. Lama Prosedur dan Tingkat Kesakitan: Microneedle rata-rata menghabiskan sekitar 30 menit-2 jam tergantung kebutuhan dan kondisi kulit. Sedangkan tingkat rasa sakit juga berbeda-beda namun biasanya sangat minimal karena telah dilakukan anestesi. Setelah anestesi habis, mungkin ada sedikit sensasi perih ringan atau panas dan akan mereda dalam 1–2 jam.
  6. Frekuensi Perawatan: Untuk hasil optimal, microneedling biasanya berlangsung dalam 3–6 sesi dengan jarak 4–6 minggu antar sesi. Frekuensi bisa berbeda tergantung kondisi kulit dan rekomendasi dokter.
  7. Hasil Perawatan: Hasil kulit lebih cerah dan halus biasanya terlihat dalam 3–7 hari setelah kulit selesai mengelupas. Namun, pengurangan bekas jerawat, pori mengecil, kulit lebih kencang biasanya terlihat setelah 4–6 minggu perawatan.

Baca Juga: Daftar Peralatan Salon dan Spa Kecantikan yang Wajib Dimiliki

Perawatan Pasca Microneedle Treatment

Manfaat microneedle dapat bekerja maksimal selama diikuti dengan perawatan pasca treatment yang tepat. Berikut ini beberapa hal yang harus kamu perhatikan setelah melakukan microneedle treatment, yaitu:

  1. Hindari Berada di Luar Ruangan: Kulit pasca microneedling sangat sensitif terhadap polusi, debu, dan perubahan suhu. Paparan lingkungan luar bisa memicu iritasi, infeksi, atau hiperpigmentasi. Sebaiknya hindari aktivitas luar ruangan selama 3–5 hari terutama di siang hari atau di tempat berdebu. Jika harus keluar, pastikan wajah tertutup baik dengan topi atau masker kain bersih.
  2. Selalu Gunakan Sunscreen: Kulit pasca microneedling sangat rentan terhadap sinar UV karena bisa menyebabkan bintik hitam permanen. Maka dari itu sebaiknya gunakan sunscreen dengan SPF 30+ setiap pagi atau sesuai dengan rekomendasi dokter. Hindari menggunakan sunscreen kimia karena bisa mengiritasi kulit yang masih memulihkan diri.
  3. Hindari Produk Eksfoliasi: Hal yang selanjutnya perlu diperhatikan adalah untuk tidak menggunakan produk eksfoliasi atau yang mengandung AHA, BHA, retinol, vitamin C aktif dan scrub. Hentikan penggunaan produk eksfoliasi minimal 5–14 hari setelah treatment terutama jika kulit masih merah atau sensitif. Kandungan keras ini bisa memperparah iritasi atau memperlambat penyembuhan. Cukup gunakan pembersih, pelembap dan sunscreen.
  4. Gunakan Krim Pereda Infeksi: Pasca perawatan, dokter mungkin akan memberikan krim pelembap atau antibiotik ringan untuk menennagkan kulit, mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan. Pastikan untuk gunakan krim/obat sesuai petunjuk/resep agar proses regenerasi dan pemulihan dapat berjalan lancar.
  5. Hindari Menyentuh atau Mengelupas Kulit Wajah: Selama 3–7 hari pasca treatment, kulit mungkin akan mengalami pengelupasan secara alami. Meski terasa perih atau gatal, jangan mengelupas, menggaruk, atau menggosoknya area wajah tersebut dan biarkan proses ini terjadi sendiri. Pengelupasan dengan tangan bisa menyebabkan luka, bekas, atau pigmentasi tidak merata.
  6. Hindari Aktivitas Berkeringat: Keringat mengandung garam dan bakteri yang bisa mengiritasi pori mikro terbuka. Karena itu, sebaiknya hindari olahraga berat, sauna, atau aktivitas yang memicu keringat berlebih selama minimal 48–72 jam pertama. Selain itu, kurangi ekspresi wajah berlebihan seperti tertawa keras atau mengerutkan dahi karena bisa memperlambat penyembuhan.
  7. Jangan Gunakan Make Up: Makeup mengandung partikel yang bisa menyumbat pori mikro dan memicu breakout atau infeksi. Sebaiknya, hindari penggunaan makeup selama 3–5 hari pertama atau hingga kulit tidak lagi kemerahan dan berhenti mengelupas.

Teknologi Microneedle Terbaik dari re:H Curiosis

Microneedle Re:h Curiosis
Microneedle Re:h Curiosis

re:H Curiosis, salah satu brand alat kecantikan ternama Korea Selatan menghadirkan solusi microneedle dengan teknologi canggih lewat teknik SSCM. SSCM atau Selective Smart Control Microneedle adalah sistem inovatif yang memungkinkan pengguna menggunakan jenis microneedle tertentu, mengatur tingkat kekuatan tekanan positif dan waktu pelepasan zat sesuai kebutuhan perawatan. SSCM menjawab kekurangan dari beberapa alat microneedle lainnya dengan fitur seperti:

  • Kontrol Tekanan Udara Positif: Pengguna dapat mengatur kekuatan dan durasi tekanan sesuai dengan area dan tujuan perawatan.
  • Stacking Mode (1st, 2nd, 3rd): Teknologi ini memungkinkan pemberian obat dalam beberapa lapisan untuk penyebaran yang lebih merata dan mendalam.
  • Auto Mode: Fungsi otomatis yang memudahkan penggunaan dan mempercepat proses perawatan.
  • 2 Jenis Tip Jarum: Hollow Microneedle dengan ukuran 13 pin atau 0.23 mm dan Solid Microneedle dengan ukuran 16 pin atau 0.25 mm yang memungkinkan pengiriman zat aktif ke lapisan target lebih akurat.
  • 2 Jenis Aplikator: Balloon Tip yang menggunakan tekanan udara kuat tanpa menyebabkan trauma kulit dan Blow Tip dengan pelepasan udara dari dalam tip untuk efek yang lebih dalam dan akurat.

Tingkatkan Perawatan Microneedle dengan re:H Curiosis Microneedle

Perangkat microneedle dari re:H Curiosis menawarkan pendekatan microneedling baru yang lebih aman, efektif, dan presisi untuk perawatan kulit modern. Baik untuk memperbaiki tekstur kulit, mengatasi masalah pigmentasi, merangsang kolagen, maupun mengurangi garis halus.

re:H Curiosis telah membuktikan bahwa perkembangan teknologi yang canggih dapat memberikan perawatan kecantikan dengan hasil yang luar biasa. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera tingkatkan perawatan microneedle di klinikmu dengan alat microneedle dari re:H Curiosis. Semua alat ini bisa kamu akses dengan mudah di website Beauty World.

Beauty World hadir sebagai One Stop Partner for Aesthetic, Beauty, and Wellness untuk memenuhi semua kebutuhan kecantikan dan kesejahteraan kamu. Dari perawatan kulit dan tubuh, produk kecantikan terbaik, hingga teknologi estetik tercanggih, semua tersedia lengkap di website Beauty World.

Nikmati produk dan alat kecantikan berkualitas tinggi dengan pilihan lengkap dan asli dari brand-brand ternama global. Beauty World terus berkomitmen untuk memberikan solusi kecantikan yang aman, terjamin, dan optimal baik untuk profesional maupun personal.

Temukan peralatan kecantikan yang kamu butuhkan sekarang! Jangan lupa ikuti juga akun media sosial Beauty World di Instagram @beautyworldindoFacebook di @beautyworld.idnTikTok di @beautyworld.idn, YouTube di @beautyworldindo dan LinkedIn di @beautyworldindonesia untuk informasi terbaru, promo eksklusif, serta tips seputar kecantikan dan wellness.